Rabu, 28 September 2016

Apakah Benar Kita Pengikut Nabi Muhammad?

Alhamdulillah akhir-akhir ini animo belajar agama generasi muda semakin meningkat, walaupun tidak kalah banyak dengan manusia yang masih jauh dari Tuhannya. Di tengah geliat belajar agama itu kita menemukan sebuah fenomena yang unik.

Jika tidak mau dibilang sedikit, Banyak yang memproklamirkan diri KITA sebagai ahlus sunnah (ahli mengikuti Nabi) dan selain golongannya adalah ahlu bid'ah. Katanya si begitu.  

Memasang atribut Sunnah yang tampak oleh mata manusia, namun mungkin lupa atau melupakan bahwa Nabi juga menyatakan,

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
 Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
[Diriwayatkan oleh Ahmad bin Hambal dengan lafadz ini dalam Musnad-nya 2/381, Imam Al Haakim dalam Mustadrak-nya 2/613, dan Imam Al Bukhari dalam kitabnya Adabul Mufrad no. 273]

Tidak seharusnya seorang siddiq adalah seorang pelaknat.”
[HR.Muslim: IV/2005,(2597).]

Sekarang kita lihat, sesama muslim ada-ada saja yang saling melaknat. Akhirnya ini menimbulkan efek negatif bagi orang muslim yang mau belajar agama islam dan orang yang belum masuk islam. Mungkin ini salah penyebab orang yang mau kembali ke jalan Allah malah menjauh, bukannya mendekat.

Selasa, 27 September 2016

Berpikir Menang-Menang

Dalam pertandingan tamiya yang diikuti beberapa anak berusia 10 tahunan, tampak seorang anak berkomat-kamit dengan kedua tangannya menengadah ke langit seperti berdoa. Seorang bapak yang betindak sebagai panitia menghampirinya dan bertanya,"Berdoa untuk menang ya nak?" Jawab anak,"Bukan pak, saya berdoa agar siapapun yang kalah, untuk siap menerimanya dengan lapang dada."

Selengkapnya Baca : Sikap Sang Juara

Ada pula, kisah petenis Roddick yang merupakan pelajaran menarik untuk kita renungkan. Ketika wasit memutuskan bahwa bola lawannya keluar dan Roddick diputuskan oleh wasit memenangkan pertandingan, namun, Roddick melihat bahwa bola lawannya masuk dan memprotes keputusan wasit.

Wasit menerima protesnya. Akhirnya Roddick kalah. Namun semua orang berdiri memberi tepuk tangan kepada Roddick atas  integritasnya.

Kedua kisah di atas merupakan inspirasi yang patut kita renungkan dan menjadi pembelajaran bahwa kehidupan ini bukan kalah-menang, kuat-lemah, dan keras-lunak semata. Namun bagaimana dengan pilkada di Indonesia sekarang?

Senin, 26 September 2016

Merahasiakan Rencana

Bagaiamana perasaan Anda jika rencana yang telah Anda buat terwujud? Apa yang Anda dengar dari orang-orang disekitar Anda? Bagaimana raut wajah orang-orang terdekat Anda? Tentu bahagia sekali rasanya.

Sebagian motivator dan penulis terkenal dunia sering memberikan nasehat untuk mendeklarasikan rencana Anda kepada dunia agar Seseorang memiliki dorongan yang kuat untuk mewujudkannya. Rasa malu jika tidak terwujud dan komitmen mungkin dapat mendorong seeorang dalam mengungkit daya juang manusia.

Tidak ada yang salah jika Anda mengumumkan rencana Anda, tetapi dalam perjalanannya saya melihat fakta lain. Hendaknya kita harus berhati-hati menceritakan rencana-rencana yang kita miliki. Kenapa?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...