Sabtu, 19 Oktober 2019

Seni Berinteraksi dengan Manusia Menurut Al-Qur'an

Akan dikatakan tentangmu apa yang tidak ada padamu

Akan dikatakan bagimu apa yang tidak kamu sukai

Akan dikatakan padamu bahwa kamu melakukan apa yang tidak kamu lakukan

Tapi, ingat firman Allah :

Maafkanlah, serukan yang ma'ruf dan berpalinglah dari orang-orang jahil. (Al-A'raf : 199)

Sebuah rumusan Qur'an yang sangat singkat terkait seni berinteraksi dengan manusia

Bengkulu, 20 Safar 1441 H

Jumat, 18 Oktober 2019

Takkan Dibiarkan Sendiri


Abduldaem Al Kaheel, ulama pakar ilmu mukjizat Al Qur'an dan sunnah bercerita, "20 tahun lalu, saya mulai melakukan pendalaman Al Qur'an. Sedikit demi sedikit, saya menguak jawaban berbagai tanda tanya yang belum pernah saya peroleh sebelum itu.

Salah satu hal yg penting dari jawaban itu adalah, bahwa di antara kemukjizatan Al Qur'an yaitu kemampuan mencetuskan iiqaazh quwwat at  taghyiir bi daakhil, pembangkitan kekuatan untuk berubah dari dalam diri. Kekuatan itu, ada dalam diri manusia, tapi ia tersembunyi dan dalam kondisi tertidur. Hingga datang ayat-ayat Al Qur'an yang membangunkannya, lalu mendorong langkah untuk memfungsikannya.

Kekuatan untuk berubah itu, adalah kekuatan raksasa yang ada dalam diri setiap orang. Saya istilahkan dengan "quwwatu at taghyiir" atau kekuatan perubahan. Kekuatan itulah yang bisa menjadikan seseorang memiliki harta, berpikir, inovatif, menjadi pemimpin, seniman, para ilmuwan dan sbgainya..."

Kita semua, pasti ingin berubah. Berubah menjadi yang lebih baik. Berubah menjadi yang lebih sempurna. Berubah meninggalkan keburukan. Berubah menjauhi segala yang telah atau pernah menyulitkan.

Kita semua, pernah memiliki keinginan untuk berada di ranking pertama, dalam urusan tertentu. Kita semua, pernah memimpikan sesuatu yang ideal, untuk kita capai dalam hidup. Kita semua, pernah menginginkan kehidupan ini tidak berjalan stagnan, tapi berkembang kepada sesuatu yang lebih baik.

Tapi, pernahkah kita berpikir serius untuk melakukan persiapan untuk mencapai perubahan yang pernah kita inginkan itu ? Pernahkah kita berusaha serius untuk menduduki posisi nomor 1 dalam urusan tertentu yang kita inginkan itu ?

Pernahkah, kita melakukan langkah demi langkah yang teratur dan terus menerus hingga kita mencapai keinginan itu ?

Hampir sama, pertanyaan kita umumnya adalah, mengapa tahun demi tahun berlalu, dan kondisi kita tidak berubah seperti yang kita inginkan ?

Menjadi yang Terbaik

Bukan kesenangan dan bukan penderitaan yang menjadi tujuan akhir atau jalan kita.

Namun untuk bertindak supaya setiap hari kita bergerak maju lebih jauh daripada hari ini.

Mungkin saat ini Anda tidak berada di tempat seharusnya.

Mungkin Anda tidak menjadi seperti yang Anda inginkan. Anda juga tidak harus menjadi Seperti keadaan Anda dahulu. Dan Anda tidak harus mencapai posisi tertentu.

Anda harus belajar menjadi yang terbaik yang dapat Anda lakukan sekarang ini.

Mungkin Anda tidak dapat mengubah dimana Anda harus mulai, tetapi Anda bisa mengubah Arah yang Anda tuju.

Bukan soal apa yang Anda lakukan, tetapi apa yang sedang Anda lakukan itulah yang memiliki arti.

Metro, 12 Safar 1441 H

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...