Jangan Salah Memilih Hidup

Dalam kehidupan kita selalu dihadapkan dengan berbagai peristiwa-peristiwa yang datang silih berganti, ada kejadian yang menyenangkan dan terkadang menyedihkan. Itu merupakan sunnatulloh yang akan selalu senantiasa dipergilirkan oleh Allah kepada seluruh manusia.

Sahabat, dalam hidup ini kita menghadapi pilihan-pilihan. Adakalanya apa-apa yang kita inginkan tidak kita dapatkan, adakalanya pula, apa-apa yang kita dapatkan itu bukan merupakan keinginan kita. Sesuatu yang kita kira dapat mendatangkan kebahagiaan malah menjadikan hati kita bertambah resah.

Allah dengan segala KEMAHA-Rahman dan Rahiman-Nya, menciptakan alam ini dengan prinsip keadilan. Atas dasar prinsip itu Ia berikan surga sebagai konsekwensi atas kebaikan dan ketaatan hamba kepada-Nya. Allah juga sediakan neraka untuk hamba yang ingkar, serakah dan zhalim. Kita bebas memilih kemana langkah kaki kita arahkan.

Untuk itu sahabat, jangan salah memilih hidup. Karena kata orang bijak, hidup ini adalah perjuangan untuk kita menangkan. Milikilah cita-cita yang besar, berfikirlah maju. Kita tidak diciptakan untuk menjadi orang yang kalah. Setiap langkah yang kita ayunkan usahakanlah merupakan langkah kemenangan.

Kita diciptakan oleh Allah SWT, Rabb yang jiwa kita ada dalam genggaman-Nya bukan untuk sia-sia. Dia tentu Maha Tahu atas ciptaan-Nya. Dia sangat dekat dengan kita, bahkan lebih dekat dengan urat nadi kita sekalipun. Dia tidak ingin kita jatuh, gagal, terkulai dan lemah. Dia ingin kita berhasil, sukses, produktif dan berarti. Untuk itu walaupun tanpa kita minta belaian Allah pasti akan senantiasa kita dapati meski tanpa kita sadari.

Jika kita mengalami kegagalan, salah dan terjatuh, segeralah sadar. Berarti masih banyak ilmu Allah yang belum kita ketahui. Segeralah bangkit dan pelajari kegagalan serta kesalahan itu. Cari jawabannya, jangan ulangi kesalahan itu lagi. Allah senantiasa sabar menunggu kemenangan kita, karena Allah sangat mencintai ciptaan-Nya.

Sebaliknya jika kita meraih kemenangan, sukses dan terpuji, janganlah menjadi pongah, tinggi hati dan merasa hasil kerja sendiri. Jadikanlah itu semua sebagai sarana bagi kita untuk lebih mendekatkan diri lebih dekat lagi kepada Allah, agar tunduk disaat yang lain sibuk, agar teguh disaat yang lain angkuh, agar tegar disaat yang lain terlempar.

Penulis : Yesi Elsandra

Komentar

  1. Untuk dapat bangkit dari terjatuh mungkin masih bisa kita lakukan Bang, namun untuk mempelajari kesalahan itu bukanlah hal yang mudah *bagi ku. Apalagi untuk mengambil sisi positif dari situ.

    Kalau ada caranya ajari aku ya Bang...

    @Pencari Jalan Allah

    BalasHapus
  2. Subhanaulloh, Sudah lama gak dengar kabar dari Mas Iful.. Gimana Kabarnya mas.

    saya berikan analogi seperti ini Mas Iful.
    Jika Mas Iful ingin menanam pohon, tentu kita membutuhkan tanah yang subur dan bebas dari hama. ya nggak???

    Begitu juga Hikamah, Pelajaran, Ilmu yang kita pelajari dalam kehidupan sehari-hari berat untuk diterima dan dilaksanakan, kemungkinan kita belum membersihkan hati kita dan mengisinya dengan iman dan ilmu. karena tidak sedikit saat ini orang orang yang pintar secara akademik, dan memiliki status sosial yan tinggi. tetapi tetap tidak memiliki sikap hidup yang positif, dan tetap merasakan kehampaan dalam hidup. Kenapa???

    Intinya, Hidup ini akan berat dijalani jika tidak dilandasi dengan Iman. kenapa harus iman??
    karena, mulia atau hinanya sesorang bukan ditentukan oleh, jumlah harta, jumlah anak, jumlah hewan, maupun seberapa sering ia mendapat musibah dan cobaan dalam hidup. tetapi kemuliaan manusia dalam pandangan kita (umat muslim) dan manusia khususnya karena AL-Qur'an diturunkan untuk seluruh alam. maka kemuliaan itu terletak pada Seberapa Tinggi Tingkat Ketaqwaaan seseorang. itulah Penilaian yang paling Objektif dan adil.

    Allah Juga Menjanjikan Rahmat, Barokah, bahkan Syurga yang di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan yang belum pernah dilihat dan dirasakan oleh manusia. semua itu diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh di dunia.

    Penting untuk kita pahami bersama, sesungguhnya sabar itu tidak ada batasnya. karena selama kita menjadikan sabar sebagai tumpuan dalam hidup, maka semoga kita mendapatkan balasan atas setiap kejadian yang menimpa kita di dunia.

    dan sabar, lebih mengarah kepada kayakinan seseorang bahwa akan ada hal yang lebih baik yang akan ia terima jika ia memilih bersabar. (kenikmatan itulah yang akan dibalas oleh Allah di Jannah-Nya)

    Wallahhua'lam.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih telah singgah! Semoga kita segera berjumpa lagi. Saya memberi hormat atas dedikasi dan komitmen Anda untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menantikan suatu waktu untuk dapat berjumpa dengan Anda suatu hari.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...