APA MOTIVASI MENULIS BUKU


Talk Show Buku SOBS
Mengapa harus menulis? sebuah pertanyaan yang sering dilontarkan kepadaku dalam beberapa kesempatan seminar, Talk Show, dan diskusi. apakah menulis memerlukan bakat khusus sejak kecil? semoga ini akan menjawab, kenapa ada orang yang mempunyai semangat yang tinggi menulis dan kenapa ada orang yang hanya sekedar menulis? setiap kita mempunyai pendapat masing-masing tentang menulis.

Dalam Kesempatan Talk Show Buku "Setiap Orang Berhak Sukses" di Gramedia, dua minggu yang lalu, ada pertanyaan yang menurutku sangat mendasar dan penting untuk di jawab, tetapi karena waktu sudah habis karena sebentar lagi masuk waktu sholat maghrib, jadi belum sempat menjawab pertanyaan peserta tentang Motivasi Dasar Menulis Sebuah Buku. 

Menulis adalah salah satu sarana saya untuk bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan, berupa bertemu dengan orang-orang besar dan hebat di indonesia dan dunia, kesempatan untuk keliling indonesia dalam rangka belajar dari yang TERBAIK dan membawa perubahan dengan berbagi.


Alhamdulillah selama mahasiwa saya bertemu dan belajar dari orang-orang hebat sehingga mengasah kepekaan saya untuk terus berbagi dan mengambil peran dalam perbaikan generasi bangsa yang mulai kehilangan arah (identitas). melalui forum-forum nasioanl, diskusi dan ilmu yang saya dapatkan, kemudian saya memutuskan untuk mengambil langkah dalam perbaikan melalui pendidikan dan pengembagan sumber daya manusia.

Kegiatan-Kegiatan Pelatihan, program-program sosial, seperti ikut dalam Relawan Gempa Sumatera Barat. yang kesemuannya dulu hanyalah sebuah niat/mimpi besar. tetapi, Alhamdulillah, satu persatu keinginan besar itu mulai datang satu per satu dalam kehidupanku. 

Bertemu Para Menteri, Rektor PTS se Indonesia, Ketua MK, Sejarawan Senior Indoensia, Pengusaha, dan Pemuda-Pemuda SUPER asli indonesia. dari Medan hingga ke Ambon

Perjalanan itu semakin menambah keyakinan dan Tekad bahwa kehadiran seorang manusia harus memiliki manfaat. dan melalui karya-Karya yang kita tulislah akan menjadi kenangan terbaik serta amal jariah yang akan terus mengalir. 

Hingga akhirnya, saya mengikuti sebuah pelatihan yang mendatangkan pemateri dari Jakarta. Beliau berpesan bahwa, jika kita melakukan perubahan dan perbaikan hanya menggunakan mulut, ceramah dari masjid ke masjid, kantor-ke kantor, pelatihan maka kita akan memiliki keterbatasan dalam menyampaikan kebenaran, Ilmu dan Perubahan. Media, IT saat ini sudah seharunya kita gunakan untuk melakukan percepatan penyebaran ilmu kepada masyarkat dunia, dengan demikian umur yang Allah berikan kepada kita bisa maksimal. 

Pesan itu selalu terbayang dalam pikiran saya, lalu kemudian tanpa piikir panjang saya langsung belejar dan berdiskusi dengan sahabat saya rei, kemudian saya mulai menulis melalui media. walaupun tulisan-tulisan kegalauan saya terhadap kondisi saat ini sudah pernah saya tulis di laptop. 

bergabung dengan Pers Kampus, juga memberikan saya link untuk kenal dan dekat dengan orang-orang media. lalu, saya putuskan bahwa saya harus segera menulis buku sebelum saya tamat kuliah. kenapa sebelum tamat? bagi saya, tidak cukup jika kita sukses sendiri saja, spirit berbagi tambah semakin besar, agar sahabat-sahabat di seluruh indonesia menemukan jawaban tentang permasalahan yang mereka hadapi.

saya melihat banyak mahasiswa/ pemuda yang kehilangan tujuan, kurang termotivasi untuk bergerak, minat yang rendah terhadap ilmu, segera saya mengajak rekan seperjuangan yang Allah takdirkan untuk mengukir Sejarah Baru Bagi Alamamater kami, UMB. satu-satunya Penulis Muda dari Mahasiwa yang Menulis Buku sejak Kampus UMB di dirikan, bahkan Buku Motivasi Pertama Karya Pemuda Bengkulu.

Semangat Berbagi dan Ingin Memberikan perubahan baru bagi Almamater, Kota Bengkulu, Indonesia, dan Dunia melalui Menulis.

Semakin bertambah ilmu, semakin bertambah semangat spirit untuk memberikan perubahan. dan saya harus memainkan peran sejak itu, paling tidak gagasan dan gerakan sederhana yang bermanfaat dalam menyusun parzel-parzel yang sedang berserakan.

Semoga dengan menuliskannya di sini, saya dapat melunasi hutang untuk menjawab setiap orang yang ingin dan sedang menulis. ada beberapa hal yang mendasari saya termotivasi dan merasa bukan hanya ingin, tetapi HARUS. tentu kita dapat membedakan antara INGIN dan HARUS. inilah yang membedakan semangat seseorang untuk mewujudkan impiannya menjadi sebuah kenyataan.

sahabat, apapun profesi kita, jika kita fokus untuk membantu permasalahan orang lain, mengeluarkan mereka dari kesulitan dan tantangam hidup, ikhlas dalam berbuat. maka rezeki akan mengalir dengan sendirinya.

berbagi harta tidak akan pernah membuat kita miskin, malah harta kita semakin bertambah dan dicintai,
berbagi ilmu juga tidak akan pernah membuat ilmumu berkurang, malahan akan bertambah.
 
Ketika ingatan terbatas, maka tinta akan lebih berharga karena mampu mengukir semuanya...

yang TERPENTING dari itu semua adalah lakukanlah karena Allah, ketika Bekerja, Belajar, Berdagang, Mempimpin Negera, Memimpin Perusahaan, Sertakan Allah dengan memulai aktifitas kita dengan Ucapan Bismillahhirrohmannirrohim. Karena jika kita melibatkan ALLah maka, tidak ada perkerjaan yang mustahil untuk kita lakukan atas izinNya. Oleh karena itu, dengan menyadari keterbatasan yang kita miliki dan meminta pertolongan Allah dalam menulis, semoga kita mendapat tambahan energi dalam BERKARYA.

Bengkulu, 28 Mei 2012
00.39

Komentar

  1. kunjungan gan .,.
    saat kau kehilangan arah ingatlah masih ada yang menolong mu
    dan tetap berdoa mengharap untuk menemukan jalanmu.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih telah singgah! Semoga kita segera berjumpa lagi. Saya memberi hormat atas dedikasi dan komitmen Anda untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menantikan suatu waktu untuk dapat berjumpa dengan Anda suatu hari.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...