Sudahkah kita ikhlas?

Jika Anda ingin tahu apa yang membuat orang terbangun ketika yang lain tertidur? apa yang membuat orang tetap melangkah ketika orang berhenti? apa yang membuat orang tetap memiliki harapan ketika orang berputus asa? apa beda pemenang dan pecundang? apa yang membuat orang bisa bertahan lebih lama? Apa yang membuat orang terus tumbuh dan berkembang walaupun tidak tampak?

Salah satu jawabannya adalah Ikhlas. Sebuah kata sederhana, mudah dicuapkan, tapi butuh latihan dan kesabaran untuk memilikinya. bahkan hanya satu kelompok yang tidak bisa diganggu oleh setan. yaitu orang yang Ikhlas. kenapa? karena motivasinya bergerak adalah Alloh swt. 

Beberapa waktu yang lalu seorang teman mengirimkan pesan yang sangat menarik tentang ikhlas.

Kata kata Ikhlas sering kita dengar, namun tidak mudah menyelaraskan ucapan & hati. Sudahkah kita ikhlas dan selaras antara ucapan & hati dlm kiprah hidup kita sampai hari ini ..?

Sulit … ?!! dan tidak pernah akan ditemukan kata Ikhlas dalam ayat Surat Al Ikhlas … !

Ikhlas itu…. Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah;

Ikhlas itu…. Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan;

Ikhlas itu…. Ketika amal tidak bersambut apresiasi, tak membuatmu urung bertanding;

Ikhlas itu…. Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka;

Ikhlas itu…. Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah;

Ikhlas itu…. ketika kau lebih mempertanyakan:

Apa amalmu dibanding apa posisimu. Apa peranmu dibanding apa kedudukanmu. Apa tugasmu dibanding apa jabatanmu;


Ikhlas itu…. ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan;

Ikhlas itu…. ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja;

Ikhlas itu…. tidak dipengaruhi keadaan, dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang;

Ikhlas itu…. ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah;

Ikhlas itu…. ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu; janganlah perselisihan kecil merusak persahabatan yang besar.

Ikhlas itu…. ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta;

Ikhlas itu…. memberi tanpa berharap kembali;

Ikhlas itu…. Gampang diucapkan, sulit diterapkan….. namun tidak mustahil diusahakan…

Belajar ikhlas, Ahad kemarin, Alloh pertemukan saya dengan sosok The Secret Man. Seorang pengusaha, Peduli dengan dunia pendidikan, bahkan berhasil mendirikan beberapa sekolah di kota-kota besar seperti Jakarta, dan sekitarnya. Beliau tidak mau dijemput di Bandara, tidak mau dipublish ke Publik kedatangannya. Tapi memiliki energi yang luar biasa untuk berbagi. Semoga Alloh membalas semua kebaikanmu.

Sahabat, Teruslah tumbuh walaupun tidak tampak.karena saya yakin, semakin banyak kita berserah kepada Alloh swt, semakin banyak yang Alloh serahkan kepada kita.

Luruskanlah niat dan buatlah sejarah dalam hidupmu.

 Menjelang Fajar, 8 Rajab 1436 H

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...