Rabu, 21 September 2016

Pameran dan Konferensi Global Educational Supplies And Solutions (GESS) Indonesia


Alhamdulillah saya banyak belajar dari acara GESS minggu lalu, acara ini mendapat dukungan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Acara yang dilaksanakan selama 3 hari di Jakarta Convention Center (JCC) (14-16/9) menyajikan ratusan supplier perlengkapan pendidikan dan sarana prasarana sekolah, memamerkan produk paling mutakhir dan terbaik untuk kebutuhan pendidikan.  Menurut saya, para bule ini intinya ingin berdagang. Dengan mensinergiskan antara materi konferensi dengan produk yang mereka tawarkan.

Selain pameran, yang tidak kalah menarik adalah sesi-sesi konferensi yang beragam dan terbuka untuk umum. Tidak tangung-tanggung para pemimpin industri pendidikan dari dalam negeri dan manca negara beraksi menyadikan sebuah pembahasan yang inspirasional dan juga interaktif. Selain itu, setiap pengunjung bisa mengambil sertifikat kehadiran di area pameran.

Apa saja yang dibahas?
Topik pembicaraan tahun ini seputar: Digital Education, Virtual Learning, Core Skills and Teacher Training, Special Educational Needs, Neuro-Linguistic Programming, Music and Art Education, Reading and Literacy, Education for Employability, Green Learing,  dan lain-lain. Sangat banyak lagi.


Menariknya lai terdapat tujuh ruang acara yang berbeda, setiap pengunjung yang hadir bisa memilih topik sesuai passionnya masing-masing, ada Ruang Blue, Green, Red dan Yellow yang berada di area pameran dan Kenari, Merak, Nuri di lantai lower lobby.

Alhamdulillah berhubung saya mendapatkan Undangan Upacara Pembukaan, sebenarnya hanya diperuntukkan khusus bagi Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dan beberapa tamu penting. Tapi sekali lagi, saya yakin berhubung frekuensi berpikirnya sama, Allah mudahkan saya mendapatkan undangan dan mengikuti sesi pembukaan.

Di dalam ruangan, saya kembali bertemua orang yang luar biasa. Salah seorang aktivis pendidikan, dosen, consultan, Ibu Itje Chodidjah yang ternyata dosen di UHAMKA dan Pascasarjana UHAMKA.  Berhubung karena sekarang Pascasarjana UHAMKA ketet, karena seluruh Dosen minimal harus S3 maka beliau sedang menuntaskan disertasinya. Pertemuan kami memang sebentar tetapi meninggalkan kesan yang dalam terkait pendidikan di Indonesia.

Saya hanya mengambil beberapa sesi konferensi selama acara GESS yaitu di Yellow room bersama David Hodgson seorang Master Practioner and NLP Trainer dari Inggris. Beliau membawakan materi seputar : NLP & neuro Science, The Psychology of influence, Presentation skill, How to Learn Anything!, An NLP Based Guide to Revision, Personality in the classroom, The Impact of Words, Why are so Many Children Bored at school?, Teacher Stress and Well-Being, Role Modeling, How to be a Great School Leader. 

Sebagian lagi belajar di Red Room terkait MIND (Make the Innovation and Dedicate it1) class, Blue Room terkait enhancing Quality Education for Sustainable Development dan Green Room terkait materi Understanding Challenges And Career's Pattern of Y Generation in Indonesia dan materi When Passion and Career Don't Need to Collide di hari ketiga.
Setiap sesi di jeda hanya 30 menit lalu istirahat dari pagi sampai sore selama 3 hari.

Semoga Saya bisa berbagi atau sharing kepada sahabat, Ilmu yang saya dapatkan selama mengikuti acara Gess.

Jakarta, 189 Dzulhijjah 1437 H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah singgah! Semoga kita segera berjumpa lagi. Saya memberi hormat atas dedikasi dan komitmen Anda untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menantikan suatu waktu untuk dapat berjumpa dengan Anda suatu hari.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...