Senin, 09 Juli 2018

Energi Stagnan Terkait Dengan Penyakit


 Oleh. Meity Elvina

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memahami mekanisme seluler dan molekuler yang mendasari efek biologis medan elektromagnetik disajikan sebagai Energi.

Energi sangat penting untuk semua yang terjadi di alam semesta kita. Itu muncul dalam berbagai bentuk dan bertanggung jawab untuk mempertahankan kehidupan di planet kita. Program ini dimulai dengan eksplorasi energi potensial dan kinetik dan bergerak. Dalam diskusi sains tentang bentuk-bentuk utama energi; energi bisa dibagi Energi mekanik, energi panas, energi kimia, energi radiasi, energi listrik, energi suara, dan energi nuklir.

Energi adalah hukum alam. Energi perlu mengalir seperti sungai yang mengalir ke lautan. Ketika Anda memblokir aliran alami dari sungai itu menjadi stagnan dan mati. Ikan mati dan nyamuk tumbuh subur. Sungai kehilangan fungsinya. Maka tidak jauh berbeda dengan sungai. Berbagai bentuk energi adalah bagian dari siklus energi kosmik alami.

Ketika terjadi pemblokir aliran energi dalam tubuh kita, aliran energi  menjadi stagnan dan terjadilah penyakit. Faktanya, penyumbatan aliran energi inilah yang menyebabkan sebagian besar penyakit.

Stres, Trauma, Represi, Peradangan sel bertanggung jawab sbg penghambat aliran energi. Stres terjadi ketika kita hampir selalu berada dalam keadaan "Fight" . Ini ditandai sebagai hiper-waspada dan tidak dapat santai serta relax.

Trauma terjadi ketika sejumlah besar energi masuk ke dalam tubuh kita dalam waktu singkat. Tekanan ini terjadi ketika kita menahan perasaan mendalam. Sama seperti menahan air sungai, kita menggunakan waduk-untuk menahan alirannya dengan beton beton kuat dan keras sebagai pertahanan.

Bersama-sama atau secara terpisah, ketiga kekuatan ini membantu menciptakan stagnasi energi di dalamnya tubuh kita. Di mana energi yang terkumpul paling dikenal sebagai kista energi. Kista energi ini adalah bola energi beku yang mulai berada di jaringan tubuh.
Sama seperti spons yang menyerap air. Maka bola beku energi ini membentuk energi stagnan.

Ketika energi stagnant dalam pola tertentu terkumpul maka perubahan fisiologis
mulai terjadi di dalam tubuh. Sel mulai berubah. Aliran energi berkurang. Aliran darah dan vaskularisasi berubah. Otot menjadi pendek dan mengeras. Sendi kaku dari pegangan ini. Jaringan ikat mulai kaku bersama dalam suatu proses yang disebut Hidrogen Bonding. Tubuh dalam penurunan fungsinya.

Sekarang kita mendapat peringatan. Bisa muncul gejala-gejala. terkena flu selama tiga minggu lalu lelah dan lemah. Yang lebih berat jika telah didiagnosis menderita penyakit degeneratif; Lupus, Fibromyalgia, Chronic Fatigue Syndrome dll yang menjadi pertarungan keseharian kita.

Dalam dunia Medis kontemporer. Barangkali jika kita sakit sebatas diperlakukan seperti mesin. "mesin yang rusak jadi mari memperbaikinya ” Obat-obatan dan tindakan operasi adalah dua cara dianggap baik untuk mengobatinya. Namun belum tentu yang benar-benar mampu mengatasi penyakit yang sebenarnya.

Jenis pemikiran ini berasal  bahwa rasa sakit adalah karena penyakit itu sendiri. Namun Masalah Nyeri dari sakit yang terjadi adalah lebih jauh terjadi didalam komunikasi antar sel. Untuk sampai ke sumber masalah kita harus berhenti menyalahkan penyakit.
Namun mulai berfikir bagaimana agar energi stagnant mulai mengalir tanpa hambatan. Sekali lagi, Ini berarti mulai mengatasi masalah Stres, Trauma, Inflamasi, dan Represi melalui pengubahan energi yang stagnant melalui bentuk energi yang lain. Sehingga terjadi aliran energi yang baik kembali.

Mengobati gejala penyakit dengan obat-obatan dan operasi sangat bagus untuk dokter & perusahaan farmasi.
NAMUN APAKAH INI YANG BENAR-BENAR MAMPU MENYEMBUHKAN?

BERIKUT INI BEBERAPA MODALITAS TERAPI KEDOKTERAN/KESEHATAN ISLAM YANG MAMPU MEMBUAT ALIRAN ENERGI STAGNANT MENJADI ENERGI YANG BISA MENGALIR BAIK KEMBALI

Quranic Therapy
(Rukyah Syar'iyah)
Energi Suara dari pembacaan Al-Quran.
Aspek lain dari Al-Qur'an yang berfungsi untuk menunjukkan sifatnya yang unik dan luar biasa adalah daya tarik yang luar biasa. lebih dari empat belas abad  Al-Qur'an dengan suara menawan dari pembacaan Al-Qur'an masih bisa didengar di semua bagian dunia yang berbeda, meninggalkan kesan pada hati dan pikiran, dan mampu mencegah energi stagnant bagi semua yang mendengarkan baik   tubuh dan jiwa.

Bekam (Hijamah)
Energi mekanik dari pemahaman yang diketahui dengan baik dalam literatur tentang efek fisiologis dari kekuatan mekanik ini dapat membantu menguraikan penjelasan untuk efek lokal dan sistemik terapi bekam. Tekanan negatif menyebabkan peregangan kulit dan jaringan di bawahnya dan pelebaran kapiler. Ini menstimulasi peningkatan aliran darah jaringan, menghindari energi stagnan multi seluler.

Photo Credit: wordpress

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah singgah! Semoga kita segera berjumpa lagi. Saya memberi hormat atas dedikasi dan komitmen Anda untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menantikan suatu waktu untuk dapat berjumpa dengan Anda suatu hari.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...