Senin, 22 Juli 2019

Cara Hidup Sehat Menurut Islam

Oleh: Dr. Meity Elvina, M.Ked, SpOG, PGCert 

Bismillahhirrohmannirrohim

Kemana fokus kita tertuju, disana energi kita akan mengalir. Salah satu fokus saya 5 tahun terakhir adalah mempelajari pola hidup sehat ala Rasulullah Sholaullahhu 'alaihi wassalam. Berawal dari fokus tersebut, Allah pertemukan saya dengan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama. Salah satunya dr. Meity Elviana di acara Islamic Medicine Expo tahun lalu.

Semoga kita sebagai muslim yang yakin akan kebenaran wasilah pengobatan islam yang mengedepankan konsep :
1. Ilahiyah
2. Alamiah
3. Ilmiah

Tidak perlu bertanya lagi dan meragukan apa yang sudah merupakan Rasulullah contohkan sebagai uswatun hasanah kita, termasuk dengan pola makan minum Rasulullah Shalaullohhu ‘alaihi wassalam dan puasanya

Dengan keimanan yang terpancang kokoh. saya sebagai dokter hanya ingin mensyiarkan semua makanan natural alami dan kaya produk ciptaan Allah yang disunnahkan Rasulullah Shalaullohhu ‘alaihi wassalam yang khasiatnya tak bisa disebut satu per satu lagi karena saking besar manfaatnya bagi tubuh manusia yang ingin selalu sehat dan tercegah atau sedang ikhtiar menyembuhkan berbagai penyakit.

Namun perlu kita ingat kembali,  Hak Allah Subhanahu wata’ala yang utama menyembuhkan dan mengatasi problem kesehatan hamba-hamba Nya. Manusia hanya mampu berdoa dan berikhtiar dengan jalan yang Allah ridhoi melalui pengobatan thibbun nabawi.

Sabtu, 20 Juli 2019

Rektor Melepas 1538 Mahasiswa Peserta KKN UMB Tahun 2019



Sedikitnya 1538 Mahasiswa mengikuti acara pelepasan dan pengarahan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Masjid At-Tanwir Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, jumat (19/7). Pelepasan ditandai dengan pemakaian jaket KKN oleh Rektor UMB Dr. Sakroni, M.Pd. dan Kapolda Bengkulu Drs. Supratman, M.H. kepada perwakilan mahasiswa. Disaksikan oleh para tamu undangan dan dosen pembimbing lapangan.

Dalam sambutannya Dr. Sunaryadi selaku ketua LPPM menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN UMB 2019 kali ini terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Pertama, Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah untuk Negeri (KKNMu), merupakan pelaksanaan KKN gabungan PTM se-Indonesia. Tahun ini UMB sebagai tuan rumah menyertakan 73 mahasiswa terbaiknya untuk bergabung dengan 574 mahsiswa lainnya yang berasal dari 174 Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Seluruh Indonesia. Uniknya, ada salah satu peserta KKNMu tahun ini berasal dari Korea Selatan. KKNMu akan difokuskan di 9 Kecamatan, 55 Kelurahan di Kota Bengkulu. Seluruh peserta akan tiba di Bengkulu tanggal 28 Juli Mendatang.

Rabu, 17 Juli 2019

Mengatasi Anak yang Sulit Diajak Komunikasi dan Tidak Mau Mengikuti Saran Orang Tua


“Anak-anak sekarang susah untuk dinasehati, tidak seperti anak-anak dulu. Jika kita dinasehati serius mendengarkan, punya rasa hormat kepada orang tua. Sekarang anak-anak sulit sekali dinasehati. Ia mau masuk Perguruan tinggi ***, tapi ibu sarankan masuk ke PT *** saja. Tapi ia tetap ngotot mau menjalani pilihannya” Sebut saja Ibu Titi (nama samaran) mengeluhkan kondisi putranya pada saya kemarin pagi.

Tolong Rio, Ibu minta pandangan Rio sebagai motivator. Bagaimana Ibu harus mensikapi anak Ibu yang sangat keras kepala untuk teguh mengambil pilihan hidupnya.

Jika ditelisik lebih jauh, kenapa seorang anak tidak mau mengikuti arahan ibunya biasanya disebabkan beberapa hal.

Senin, 15 Juli 2019

Kejutan-Kejutan Dalam Hidup


Saudaraku, pernahkah Anda merasakan atau mengalami sesuatu yang kamu butuhkan tiba-tiba hal itu terjadi dan datang menghampiri hidup kita? Sesuatu yang sudah lama kita inginkan tiba-tiba hadir di hadapan kita?

Kejutan-kejutan itu bisa berupa ada kiriman hadiah, tiba-tiba ada yang transfer sejumlah uang, tiba-tiba ditelpon untuk mempersiapkan diri untuk berangkat ke luar kota, tiba-tiba di telpon ada tawaran beasiswa, tiba-tiba di telpon untuk bergabung dalam sebuah projek, tiba-tiba.. ada banyak sekali kejutan-kejutan yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu dan saya yakin kita semua pasti pernah mengalaminya.

Pertanyaannya, darimana kejutan-kejutan itu berasal? Apa penyebabnya?

Rabu, 10 Juli 2019

Pemimpin

Seorang pemimpin―apa pun bidang kepemimpinannya, baik politik maupun sosial, bahkan keagamaan―dituntut untuk memperhatikan kondisi yang dipimpinnya, bahkan berusaha untuk memenuhi keinginan mereka.

Demikian secara umum orang berkata. Tetapi, itu tidak selalu demikian karena yang dituntut dari pemimpin sebelum memenuhi keinginan itu adalah mengetahui kondisi mereka lalu memilihkan apa yang terbaik buat mereka.

Memang, boleh jadi pada mulanya apa yang dipilihkan oleh sang pemimpin itu tidak disambut oleh masyarakatnya, tetapi ia harus berusaha dan di sinilah salah satu fungsi kepemimpinan, yaitu memengaruhi yang dipimpin menuju yang terbaik.

Rabu, 03 Juli 2019

UMB gelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0.


Demi meningkatkan akreditasi disetiap program studi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu menggelar kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi  (IAPS) 4.0 di Ruang Rapat Rektor Kampus 1 UMB Selasa pagi (2/7). Acara ini dapat pengarahan langsung dari Rektor UMB, Dr. Sakroni, M.Pd. Tampil sebagai pembicara Wakil Rektor 1, Dr. Rifa’i, M.Pd dan Neli Definiati, S.P., M.P. selaku Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) UMB.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah,Ketua BAAK, para Dekan, para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan, dan para Ketua Program Studi masing-masing fakultas. Pengukuran mutu lebih dititikberatkan pada aspek proses, output, dan outcame, sementara instrumen sebelumnya lebih banyak mengukur aspek inputnya saja.

Dalam pengarahannya, Rektor UMB Sakroni menyampaikan, “Jika dulu Program Studi kita jalankan belum didesain secara serius, maka mulai sekarang dan ke depan kita harus lebih serius mendesain dan mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memenuhi berbagai instrumen akreditas yang telah disiapkan.”

Rabu, 26 Juni 2019

5 Mahasiswa UMB kembangkan Bisnis Mie Chiken Rainbow


Badan Pusat Statistik (BPS) melansir data terbaru jumlah pengangguran per Februari 2019 dari sisi pendidikan, lulusan diploma dan universitas makin banyak yang tidak bekerja.  lulusan universitas yang mengaggur naik 25%.

HINGGA saat ini, pengangguran masih menjadi permasalahan di Indonesia. Dunia kerja belum bisa menampung seluruh lulusan perguruang tinggi. Akibatnya, masih banyak mahasiswa yang lulus tanpa memiliki pekerjaan tetap. Merespon hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) berkomitmen untuk melakukan Pengembangan Karir Mahasiswa di bidang kewirausahaan.

Mahasiswa #Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu telah membuktikan bahwa kuliah di UMB tidak hanya mendidik mahasiswa untuk cerdas secara IQ, tetapi menempa kecerdasan #spiritual, kecerdasan #emosional, #kreatifitas mahasiswa, dan membuka kesempatan berwirausaha.

Kelima Mahasisswa UMB yang beruntung meraih dana hibah PKM-Kewirausahaan adalah Riani Kurnia Ningsi sebagai ketua tim PKM Kewirausahaan, Siti khotijah , Endang Susanti, Diah Fourlika dan Alan Januardi. lima orang tersebut semuanya jurusan Agroteknologi.  Dengan bermodalkan 8.750.000 mereka mengembangkan bisnis Mie Chiken Rainbow.

Selasa, 11 Juni 2019

Tetaplah di sini

Tetaplah disini saudaraku. Di jalan keimanan. Di jalan keislaman. Tetaplah bersama-sama meniti jalan ini sampai usai. Kita semua mungkin telah letih. Karena perjalanan ini memang amat panjang dan amat berliku. Tapi, tetaplah di sini dan jangan menjauh.

Yakinlah, kenikmatan yang kita reguk di jalan ini, jauh lebih banyak ketimbang yang dilakukan orang-orang  yang lalai. Keindahan yang kita alami di sini, sangat lebih indah daripada keindahan yang kerap dibanggakan oleh mereka yang jauh dari jalan ini. Jangan berharap atau tertipu dengan fatamorgana kenikmatan, keindahan, kebahagiaan semua yang sering kita lihat dari orang-orang  yang jauh dari tuntunan Allah subahanahu wata’ala.

Tetaplah di sini.

Keindahan dan kemanisan hidup, hanya bisa dirasakan oleh mereka yang berada di jalan-Nya. Dahulu, para salafushalih banyak mengurai indahnya hidup dalam keimanan yang mereka rasakan. Ada salah seorang dari mereka mengatakan, "Aku pernah melewati beberapa saat dalam hidup. Saat itu aku katakan, "Jika penghuni surga berada dalam kondisi seperti ini, pastilah mereka dalam kehidupan yang amat baik".

Yang lain ada yang mengatakan, "Aku pernah mengalami suasana hati yang sangat indah karena kedekatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya".

Kamis, 16 Mei 2019

Wujudkan Digital University, UMB Tandatangani MoU dengan Telkomsel

Bengkulu - Universitas Muhammadiyah Bengkulu menandatangani Memorendum of Understanding (MoU) dengan Telkomsel di Lantai 6  Kampus 4 UMB (15/5).  Ini sebuah sejarah baru dan bentuk kontribusi telkomsel untuk dunia pendidikan dengan menghadirkan berbagai solusi digital melalui plattform Aplikasi KINDI Education for Campus.

Nota Kerja sama kedua pihak ini ditandatangai langsung oleh Rektor UMB, Dr. Sakroni, M.Pd. dan General Manager Youth and Community Area Sumatera Telkomsel, Agus Sumirat didampingi General Manager Sales Region Sumbagsel Gatot P Utomo dan Bapak Indra Syaputra selaku manager IT Operation Sumbagsel. Hadir juga, Ketua Majelis Tinggi Dikti Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D, Pejabat struktural di lingkungan UMB dan beberapa tamu penting lainnya.

Sakroni menyampaikan harapan dalam sambutannya, berhubung sebentar lagi UMB akan menjadi tuan rumah KKN Muhammadiyah untuk negeri se Indonesia. Sekitar 600-700 Mahasiswa luar Bengkulu akan hadir dan Mahasiswa UMB biasanya 1000-1500, maka semoga pihak telkomsel bisa membantu kendala sinyal komunikasi pada acara tersebut.

“UMB juga memiliki agenda memberikan mahasiswa banyak pengalaman dan pengetahuan di luar perkuliahan. Oleh karena itu, kami berharap Telkomsel bisa memberikan ruang pengalaman belajar kepada mahasiswa UMB, baik magang, pelatihan kewirausahaan, dan bidang IT. Semoga hubungan UMB dengan Telkomsel ke depan semakin membaik.” Tutur Sakroni mengakhiri sambutannya.

Rektor Lantik Wakil Rektor UMB Masa Jabatan 2019 -2022

Bengkulu-Universitas Muhammadiyah Bengkulu secara resmi menyelenggarakan Pelantikan dan Serah terima jabatan wakil rektor masa jabatan 2019-2022 (15/5). Acara ini diselnggarakan Lantai 6 Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, di hadiri langsung Ketua Majelis Tinggi Dikti Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D dan Petinggi universitas Kepala Biro, Kepala Bagian, Dosen dan Karyawan di lingkungan UMB.

Acara pelantikan disertai dengan penandatanganan serah terima jabatan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Sakroni, M.Pd. Nama-nama yang dilantik oleh rektor untuk menjabat sebagai wakil rektor Dr. Rifa’i, M.Si., sebagai Wakil Rektor 1  bidang akademik, Dr. Ir. Ririn Harini, M.P.,  Wakil Rektor 2 Bidang Keuangan, Dr. Susiyanto, M.Si., Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyaan, Terakhir, Dra. Reni Kusmiarti, M.Pd., Wakil Rektor 4 bidang Kerja sama dan perencanaan.

Acara pelantikan ini dihadiri juga oleh beberapa tamu penting dan mitra UMB seperti Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah, Ketua BPH UMB, Ortom tingkat wilayah, Walikota Bengkulu, Dandrem, Pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Bengkulu, Kepala Dinas/Badan/Kantor serta Pimpinan Bank, Pimpinan Media Cetak dan Elektronik, serta segenap Mitra Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Dalam sambutannya Rektor UMB, Dr. Sakroni, M.Pd. menyatakan “Universitas Muhammadiyah Bengkulu adalah hasil estafet dari kepemimpinan para pemimpin UMB yang dulu. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Hj. Amnah Qurniati, M.Pd.I. dan Bapak Drs.  Syubli, M.Ag. yang telah memberikan kontribusinya demi kemajuan UMB”. Tutur Sakroni.

Minggu, 17 Maret 2019

Kebaikan di Balik Pembantaian Umat Islam di New Zealand

Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah. 

Sesungguhnya segala kejadian adalah ketetapan Allah dan semua mengandung pelajaran dan hikmah yang berharga untuk kita jadikan pelajaran dalam hidup. Bagaimana cara kita mengambil pelajaran dari peristiwa pembantaian umat islam di New Zealand jum'at lalu?


كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ


"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Dan boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah : 216)

Saudaraku yang dirahmati Allah...

Sejak kemarin Jumat berdarah di New Zealand, umat Islam sedunia berduka dan berkabung. Tak sedikit manusia, mulai dari rakyat biasa sampai pemimpin negara yang mengutuk kekejaman yang tak kenal perikemanusiaan itu. Apalagi peristiwa yang merenggut nyawa 49 umat Islam dan puluhan lain luka-luka terjadi di dalam dua masjid saat mereka menunaikan ibadah shalat Jumat.

Semua yang merasa ada iman dan ukhuwah Islamiyah di dalam hatinya walau sebesar biji sawi pasti mengutuk dan membenci peristiwa tersebut.

Namun demikian, kita umat Islam tidak boleh tenggelam dalam kesedihan apalagi sampai menyesali kejadiannya. Karena di balik setiap peristiwa yang menimpa umat Islam pasti ada kebaikan yang Allah titipkan di dalamnya, termasuk peristiwa pembantaian umat Islam di New Zealand Jumat 15 Maret kemarin.

Seperti yang dijelaskan Allah dalam ayat di atas bahwa bisa saja kita membenci sesuatu, namun hal tersebut baik bagi kita.

Di antara kebaikan yang Allah berikan dalam peristiwa tersebut ialah :

Pertama, Bagi yang meninggal
Bagi yang meninggal insyaaAllah mereka meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Meninggalnya pada hari Jumat, di dalam masjid/Rumah Allah, sedang beribadah dan taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah) serta mati dalam keadaan dianiaya orang kafir. Secara zahir, insyaaAllah mereka meninggalkan dunia ini dalam kondisi terbaik dan termulia setelah meninggal di medan jihad fisabilillah. Setiap Mukmin/Mukminah pasti mengharapkan mati dalam keadaan husnul khatimah, bahkan mati syahid. Sebab itu banyak umat Islam yang mendoakan mereka mendapatkan kedudukan syahid di jalan Allah.

Selasa, 05 Maret 2019

Apa yang Bisa Mempersatukan Kita?

Berbagai tanggapan dan alasan yang dikemukakan oleh para pendukung calon presiden menyatakan, “Alasan memilih si A adalah karena ia bisa mempersatukan, ia bisa diterima untuk semua kalangan”. Semua tenaga, pikiran, sumber daya dikerahkan untuk membuat persepsi masyarakat untuk menerimanya sebagai tokoh yang merakyat dan dekat dengan rakyat.

Kita tidak bisa meraih hati semua manusia dengan semua harta yang kita miliki. Berapa banyak yang akan kita habiskan untuk membeli hati manusia? Tidak akan ada yang sanggup untuk membeli hati manusia. Hati mereka terlalu mahal untuk dibeli demi kepentingan sesaat. Dan itu adalah sebuah penghinaan terhadap kemanusiaan.

Akhlaklah yang bisa menarik manusia untuk mencintai sesama mereka. Ingatlah, sebaik apa pun tujuan yang ingin kita tempuh, jika prosesnya salah dan menghalalkan segala cara kita akan tetap gagal. Mengapa? Karena kita menggadaikan akhlak sebagai hamba Allah yang diamanahkan untuk mengelola bumi dan mengabdikan diri (hidup dan mati) untuk-Nya.

Tulisan ini berusaha untuk memberikan sumbang saran  terkait pandangan mendasar yang bisa mempersatukan kita. Sebagian banyak orang menyatakan bahwa  yang mempersatukan kita adalah manusia. Sehebat apapun manusia, ia tetaplah manusia yang memiliki keterbatasan waktu untuk hidup di pentas dunia.

Salah satu tugas pemimpin adalah meletakkan pondasi agar persatuan sebuah masyarakat terus berlangsung agar pembangunan sumber daya manusia dan alam bisa berkelanjutan.

Senin, 25 Februari 2019

Mengalihkan Pandangan


Mengapa orang-orang kafir memiliki kehidupan yang lebih maju dan unggul dari orang muslim? Demikianlah salah satu pertanyaan yang ada dibenak orang muslim saat ini. jawabannya tentu sangat beragam. Allah dengan rahmatnya memberlakukan hukum-hukumnya yang berlaku bagi semua manusia.

Maksud hukum-hukumnya? ya, bagi orang-orang yang bekerja dan berusaha tentu akan mendapatkan hasil sesuai dengan takdir yang Allah tetapkan. walaupun ia tidak beriman? ya, walaupun ia tidak beriman. walaupun ia tidak sholat? ya, walaupun ia tidak sholat.

Mengapa?

Karena dunia yang kecil di sisi Allah, sehingga ia memberikannya kepada orang-orang yang ia cintai dan tidak ia cintai. Tetapi, Allah hanya memberikan kenikmatan beragama kepada hamba-hamba yang ia cintai.

Tidak bekerja di dunia, maka akan sengsara di dunia. kalau tidak beriman dan beribadah kepada Allah di dunia? Ada senggsara yang di segerakan dan ada juga yang ditangguhkan. Ada kenikmatan yang disegerakan dan sangat banyak ditangguhkan pembalasannya nanti di akhirat.

Bagaimana Allah menuntun hamba-hamba-Nya yang yakin akan janji-janji-Nya dan beriman kepada-Nya secara total tanpa tapi. Dalam menyikapi pergerakan manusia di seantero negeri/ dunia?

Kamis, 21 Februari 2019

Sering dihina, dicaci, dan diremehkan orang? Inilah Solusinya

Bagaimana perasaanmu jika ada orang yang menyerang pribadimu? Menghina dan menuduhmu dengan sesuatu yang buruk? Tekanan-tekanan jiwa seperti ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, remaja, dan pemuda saja. Bahkan para orang tua, pejebat pun sering mendapatkan tekanan serupa dari para atasannya.

Tenang saja, Nabi Muhammad juga pernah mengalami apa yang sebagian besar kaum muslimin rasakan saat ini. Pesan pentingnya, bagaimana tuntunan Rabbnya kepada Nabi ?

Senin, 11 Februari 2019

Kelapangan Dada


Lapang dada bukanlah hal yang mudah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Berlapang dada ketika berinteraksi kepada orang yang berbeda pemikiran dengan kita, lapang dada dalam menerima sesuatu yang tidak kita senangi singgah dalam lentera hidup. Puncaknya, berlapang dada dalam memeluk agama islam.

Apa tanda-tanda orang yang dikehendaki Allah untuk menerima petunjuk?

Senin, 04 Februari 2019

Cara Memahami Sunnah Allah Terkait Kesempitan dan Kesenangan


Adakah manusia yang hidup tidak pernah merasakan kesempitan dan kesenangan hidup? Semua hal itu pasti akan Allah pergilirkan diantara manusia untuk melihat bagaimana cara mereka menyikapinya.

Berbagai kejadian yang hadir dalam kehidupan manusia sebenarnya memberikan tanda-tanda dari Sang Pencipta agar hati kita tidak bisa berpaling dari-Nya.


وَ مَاۤ اَرۡسَلۡنَا فِیۡ قَرۡیَۃٍ مِّنۡ نَّبِیٍّ اِلَّاۤ اَخَذۡنَاۤ اَہۡلَہَا بِالۡبَاۡسَآءِ وَ الضَّرَّآءِ لَعَلَّہُمۡ یَضَّرَّعُوۡنَ


Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri. (Q.S. Al-A’raaf: 94)

Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan dalam ayat ini bahwa salah satu dari sunah-Nya yang berlaku ialah bahwa bila Dia mengutus rasul-Nya kepada suatu umat kemudian umat tersebut mendustai rasulnya itu, maka Allah menimpakan cobaan kepada umat tersebut berupa kesempitan dan penderitaan.

Cobaan tersebut dimaksudkan untuk menginsyafkan mereka sehingga menjadi umat yang tunduk dan rendah hati serta dengan ikhlas berdoa kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala agar mereka dilepaskan dari azab tersebut.

Para ahli dalam ilmu jiwa dan ilmu pendidikan mengatakan, bahwa kemewahan dan kesenangan hidup menyebabkan manusia lupa kepada agama Tuhannya.

Sabtu, 02 Februari 2019

Public Speaking Training 2019


Pernahkan Anda memperhatikan, hampir semua orang sukses di dunia ini adalah para pembicara ulung? Nabi Muhammad Shalaullohhu ‘alaihi wassalam dengan salah satu sifat utamanya tabligh,  Steve Jobs, Mark Zuckerberg, Barrack Obama, Oprah Winfrey adalah orang-orang sukses dari bidang yang berbeda. Tapi mereka punya kesamaan, yaitu memiliki kemampuan public speaking.

Semua orang sepakat, kemampuan Public Speaking merupakan salah satu instrumen penting dalam kepemimpinan.

Rabu, 30 Januari 2019

Umat Islam adalah Umat Pertengahan


Syaikh Muhammad Abduh pernah mengucapkan kalimat yang kemudian sangat terkenal di seantero dunia Islam, “Al-islamu mahjuubun bil muslimin”. Islam tertutup oleh umat Islam.

Cahaya keindahan Islam tertutupi oleh perilaku buruk umat Islam. Dan perilaku-perilaku itu sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam. Tidak juga bagian dari ajaran Islam. Akan tetapi karena dari mulut mereka setiap saat mengaku bahwa mereka adalah umat Islam, maka wajar banyak orang menganggap seperti itulah ajaran Islam. Padahal itu bukan ajaran Islam.

Kisah Inspirasi Seorang Eka Tjipta Widjaya


Salah satu ciri khas seorang muslim dalam memandang adalah selalu mengambil pelajaran dari segala sesuatu. Ya mengambil hikmah dan sisi positif yang bisa dijadikan pelajaran hidup.


Dalam membangun bisnisnya, pria kelahiran Quanzhou, 27 Februari 1921 ini memiliki rahasia untuk mencapai kesuksesannya. Dalam filosofi kehidupannya, Eka Tjipta mengutamakan kejujuran dan kredibilitas di segala lini kehidupannya.

"Jujur, menjaga kredibilitas, tanggung jawab, baik terhadap keluarga, pekerjaan maupun terhadap sosial," ucap Eka Tjipta Widjaja seperti dikutip di situs resmi Sinar Mas.

Apa rahasia seorang yang hanya lulusan SD seperti Eka Tjipta bisa sukses?  

Kamis, 24 Januari 2019

Membangun Semangat Baru

Maha Suci Allah, dzat yang memiliki segalanya. Maha Cermat dan Maha Sempurna, sehingga Ia sama sekali tidak membutuhkan apapun dari hamba-hambanya. Tidak ada kepentingan dan manfaat yang kita berikan, karena Allah secara total dan Maha Sempurna telah mencukupi diri-Nya sendiri. Allah tidak akan bertambah mulia dengan ketaatan kita, keberpalingan dan kemaksiatkan yang dilakukan seluruh manusia tidak akan mengurangi kemuliaan Allah. jika manusia berpaling dan bermaksiat maka sebenarnya ialah yang akan binasa.

Saudara-saudaraku yang baik, kita tahu bahwa negeri kita ini sudah terlalu banyak dilanda bala bencana, tetapi Insya Allah akan datang suatu masa dimana negeri ini akan bangkit menjadi negeri yang terhormat. Syaratnya adalah :

Kita harus mempunyai semangat, kalau selama ini bangsa kita menjadi babak belur, itu semua bukan karena miskin alamnya, di jantung Ibu kota Negeri ini tidak sedikit orang-orang yang pintar berkumpul dan merumuskan arah pembangunan dan melakukan pembangunan, bahkan  sekarang sampai ke tingkat desa semua ikut membangun. Tapi tepas saja, korupsi masih marak, pembangunan mangkrak, dan yang lebih miris adalah kita sudah saling intai mengintai, saling sikut, dan serang. Apalagi menjelang tahun politik seperti saat ini. kenapa? karena miskin hati kita dari tuntunan ilahi dan sunnah nabi-Nya dalam menyikapi perbedaan.

Kita ini pelit sekali untuk senyum kepada orang lain dan pelit sekali untuk memaafkan orang lain. Maka jikalau saudara-saudaraku setuju maka Tahun 2019 ini akan kita coba jadikan menjadi tahun akur bagi kita semua.

Jangan ada lagi pertengkaran, karena buat apa? tidak menghasilkan sesuatu yang berguna, sungguh sedih rasanya melihat negara yang kaya seperti ini bisanya hanya berkelahi. Oleh karena itu kita butuh para pemimpin yang senang akur, kita butuh orang-orang pintar yang bisa akur dan kita butuh juga rakyat yang mau akur. setuju? Insya Allah.

Senin, 07 Januari 2019

Waspadalah! Hukuman Bagi Anak Durhaka Akan Disegerakan di Dunia


“Diakan orangnya nakal, ibadahnya bolong-bolong, tapi kenapa rezekinya lancar ya?” demikian pertanyaan salah satu seorang teman beberapa waktu yang lalu.

Sebagian yang lain bertanya, “Kenapa ya, dia dikenal sebagai sosok yang baik, taat beragama, tetapi kehidupannya susah?”

Saya sengaja mengawali tulisan ini dengan dua pertanyaan di atas. Kenapa? Karena kita cenderung menilai seseorang dari luarnya. Padahal manusia memiliki dimensi kehidupan lain yang jarang kita ketahui.

Menjawab pertanyaan pertama, sebenarnya lancar atau seratnya rezeki bukanlah pertanda kasih sayang atau murka Allah kepada hamba-Nya. Akan tetapi, yang menjadi poin pentingnya adalah bagaimana ia menyikapi setiap kondisi yang hadir dalam teras kehidupannya. Apakah ia sosok yang mampu bersyukur ketika lapang dan bersabar ketika sempit?

Secara sederhana, dunia ini akan diberikan kepada orang yang Allah cintai dan tidak ia  cintai. Akan tetapi, nikmat agama hanya Allah berikan kepada orang yang Ia cintai.

Menjawab pertanyaan kedua, tentu berbicara dimensi rezeki  setiap orang hendaknya mengupayakan dengan aneka usaha yang baik dan halal menurut pandangan Allah. jika semua upaya sudah dikerahkan, lalu nasib belum juga berubah?

Pertanyaannya, benarkah usahanya sudah maksimal? Cara kerjanya diperbaiki? Dan yang terpenting sudahkah ia memperbaiki hubungannya kepada orang tuanya? Istri dan anak-anaknya (jika sudah berkeluarga)?

Kedua pertanyaan di atas sebenarnya memiliki keterkaitan erat pada satu simpulan pada topik yang ingin kita bahas saat ini, yaitu efek durhaka kepada orang tua.

Orang yang pertama, yang kelihatan nakal tadi bisa jadi sosok yang sangat santun, hormat, dan memuliakan orang tuanya. Sedangkan, sosok yang kedua (rajin ibadah), sering/ pernah menyakiti orang tuanya dengan goresan yang sangat dalam.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: كُلُّ الذُّنُوبِ يُؤَخِّرُ اللَّهُ تَعَالَى مِنْهَا مَا شَاءَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، إِلَّا عُقُوقَ الْوَالِدَيْنِ ، فَإِنَّهُ يُعَجِّلُهُ لِصَاحِبِهِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا قَبْلَ
الْمَمَاتِ-الطبراني

Artinya: Rasulullah Shallallahun Alaihi Wasallam bersabada,”Setiap dosa-dosa, Allah Ta’ala mengakhirkan (balasannya), sebagaimana yang Dia kehendaki dari dosa-dosa itu hingga hari kiamat. Kecuali durhaka kepada kedua oranguanya, sesungguhnya Allah menyegerakan (balasan) nya bagi pelakunya saat hidup di dunia sebelum wafat.” (Riwayat At Thabarani dan Al Hakim, dishahihkan oleh Al Hakim dan As Suyuthi)

Al Munawi menyatakan bahwa Allah Ta’ala akan mengakhirkan balasan setiap dosa-dosa di hari kiamat. Maka di hari itu para pelakunya memperolah balasannya jika Allah menghendaki. Kecuali hukuman bagi siapa yang berbuat durhaka kepada kedua orangtua, yakni kedua orangtua kandung Muslim, maka Allah menyegerakannya hukuman di dunia.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...